Ambon - Dinas Pendidikan Kota Ambon akan meningkatkan pengawasan di setiap sekolah di kota ini dalam rangka untuk menekan penggunaan Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) di kalangan pelajar.
“Peradaran dan pengguna narkoba telah menyebar ke semua lapisan masyarakat dan pengguna narkoba di kalangan pelajar menduduki peringkat kedua di Maluku. Saya sangat sedih dengan maraknya pengguna narkoba yang juga didominasi oleh kalangan pelajar,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Beny Kainama kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (30/6).
Dikatakan, pengawasan ke setiap sekolah ini dilakukan dalam rangka untuk memberikan pembinaan kepada para siswa dan pengawasan seperti ini akan terus ditingkatkan. Pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah dan para guru juga diminta untuk berperan dalam memberikan bimbingan dan sosialisasi kepada para siswanya agar terhindar dari narkoba. Pengguna narkoba di kalangan pelajar terjadi di luar jam sekolah, sehingga pembinaan kepada para siswa harus terus dilakukan.
“Memang penggunaan narkoba di kalangan pelajar ini terjadi diluar jam sekolah yang sulit diawasi, tetapi selama ada jam sekolah harus ada sidak dan pembinaan secara terus-menerus,” terangnya.
Dijelaskan, hasil seminar tentang jumlah pengguna narkoba, di mana pelajar menduduki peringkat teratas di daerah ini dan dari hasil seminar itu akan dilakukan koordinasi dalam rangka mengambil langkah-langkah pencegahan, agar siswa jangan terlibat dalam penggunaan maupun mengedarkan barang haram ini.
“Mental siswa harus terus dibina agar tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif dan membahayakan diri mereka seperti menggunakan narkoba,” himbaunya.
Jumat, 01 Juli 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar